Memahami ekonomi tidak cukup hanya melalui teori di ruang kuliah. Dibutuhkan pengalaman nyata untuk melihat bagaimana data dikumpulkan, bagaimana aktivitas ekonomi masyarakat dipetakan, dan bagaimana informasi tersebut menjadi dasar pengambilan kebijakan. Kesempatan inilah yang sedang dijalani oleh dua mahasiswa Program Studi Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Pasundan (FEB UNPAS) melalui keterlibatan mereka dalam Sensus Ekonomi 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS).
Dua mahasiswa tersebut adalah M. Aditya (angkatan 2025) yang bertugas sebagai petugas sensus di BPS Kota Bandung, serta Dina Mardiathus Sholihah (angkatan 2024) yang bertugas di BPS Kabupaten Bandung. Kepercayaan ini menjadi bukti bahwa mahasiswa Prodi Ekonomi FEB UNPAS memiliki kompetensi yang relevan untuk mendukung kegiatan statistik nasional yang menjadi fondasi pembangunan ekonomi Indonesia.
Bagi mahasiswa ekonomi, keterlibatan dalam Sensus Ekonomi bukan sekadar menjalankan tugas pendataan. Di balik setiap formulir yang diisi dan setiap pelaku usaha yang diwawancarai, terdapat proses pembelajaran mengenai dinamika ekonomi riil, struktur dunia usaha, karakteristik pelaku ekonomi, hingga tantangan yang dihadapi sektor usaha di berbagai wilayah.
Pengalaman tersebut selaras dengan proses pembelajaran di Prodi Ekonomi FEB UNPAS yang menekankan pentingnya kemampuan analisis berbasis data (data-driven economics). Mahasiswa tidak hanya dibekali pemahaman mengenai teori ekonomi, tetapi juga kompetensi dalam statistik, ekonometrika, pengelolaan data mikro, pemanfaatan big data, serta analisis berbagai fenomena ekonomi yang berkembang di masyarakat.
Melalui keterlibatan dalam Sensus Ekonomi 2026, mahasiswa memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung bagaimana data ekonomi primer dikumpulkan dan divalidasi. Pengalaman ini menjadi bekal yang sangat berharga, terutama bagi mahasiswa yang nantinya akan melakukan penelitian, menyusun tugas akhir, maupun berkarier sebagai analis ekonomi, peneliti, konsultan, maupun perencana pembangunan.
Bagi Program Studi Ekonomi FEB UNPAS, partisipasi mahasiswa dalam kegiatan strategis yang diselenggarakan oleh BPS merupakan wujud nyata implementasi pembelajaran yang menghubungkan dunia akademik dengan praktik profesional. Hal ini sejalan dengan komitmen Prodi untuk menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman lapangan, kemampuan analitis, serta kesiapan menghadapi kebutuhan dunia kerja yang semakin berbasis data.
Keikutsertaan M. Aditya dan Dina Mardiathus Sholihah juga diharapkan dapat menginspirasi mahasiswa lainnya untuk aktif mengambil berbagai kesempatan belajar di luar kampus. Pengalaman profesional sejak masa perkuliahan merupakan nilai tambah yang akan memperkuat kompetensi lulusan dan memperluas jejaring dengan berbagai institusi, baik pemerintah maupun sektor lainnya.
Program Studi Ekonomi FEB UNPAS menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan semangat kedua mahasiswa tersebut dalam mendukung pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Semoga pengalaman ini menjadi langkah awal untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ilmu ekonomi, penyediaan data yang berkualitas, serta pembangunan ekonomi Indonesia yang lebih baik.